2. Seminar Nasional Keperawatan 2011
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing 2. Seminar Nasional Keperawatan 2011 by Title
Now showing 1 - 20 of 37
Results Per Page
Sort Options
Item Analisis Faktor Risiko Terhadap Komplikasi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis Di Moewardi Surakarta RSUD Dr. Dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta(2015-08-10) Batubara, Sakti Oktaria; Yetti, Krisna; Sukmarini, LestariCAPD merupakan suatu tehnik dialisis menggunakan membran peritoneum sebagai membran dialisis yang memisahkan dialisat dalam rongga peritoneum dan plasma darah dalam pembuluh darah peritoneum. Berbagai komplikasi dapat timbul pada pasien yang menggunakan CAPD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko terjadinya komplikasi CAPD. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan cross sectional. Populasi sebanyak 130 pasien CAPD di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dipilih dengan cara purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap prosedur standar ( p = 0,019) dan higienitas saat penggantian cairan dialisat (p = 0,013) memiliki hubungan yang bermakna dengan komplikasi CAPD. Pasien dengan higienitas kurang baik saat mengganti cairan dialisat berisiko untuk mengalami komplikasi CAPD 3,82 kali lebih besar dibandingkan dengan pasien yang higienitasnya baik setelah dikontrol oleh variabel kepatuhan terhadap prosedur standar CAPD. Rekomendasi penelitian ini adalah perlu dilakukan evaluasi berkala terhadap kemampuan perawatan CAPD dirumah.Item Analisis Kualitas Soal Multiple-Choice Pada Mata Ajar Keperawatan Jiwa Di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau(2015-08-08) Elita, Veny; Novayelinda, Riri; Wahyuni, SriPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran level kognitif, tingkat kesukaran, nilai diskriminasi dan soal pengecoh pada item soal multiple choice pada mata kuliah keperawatan jiwa di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik simple random sampling untuk pemilihan soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis soal multiple choice pada mata kuliah keperawatan jiwa terbanyak berada pada domain kognitif C3 (penerapan) dengan tingkat kesukaran soal berada pada tingkat sedang. Sedangkan nilai diskriminasi terbanyak berada pada tingkatan cukup. Untuk pilihan jawaban (soal pengecoh) rata-rata setiap soal memiliki minimal satu jenis pilihan jelek. Berdasarkan penelitian disarankan bagi dosen pengampu mata kuliah keperawatan untuk melakukan analisis soal ujian yang telah diujikan dan bagi institusi pendidikan keperawatan untuk mengadakan pelatihan tentang cara pembuatan soal bagi dosen sehingga diperoleh soal yang berkualitas dan benar-benar mengukur kemampuan mahasiswa sesuai dengan standar kompetensi yang diharapkanItem Cardiovascular Diseases – A Cause To Worry In Indonesia(2015-08-10) Suyanto; Burhanuddin, Laode; Azrin, MiftahCardiovascular diseases (CVDs), diseases caused by disorders of the heart and blood vessels, have been associated with changes in peoples’ lifestyles due to the improving economy. In Indonesia, the prevalence tends to increase recently following the improving of national economic development. In controlling CVD, Indonesian Government particularly Ministry of Health have launched CVD control programme including primary, secondary, and tertiary prevention. However, this policy should be disseminated to people. Thus, the general public is more health conscious.Item Correlation between Iron Intake and Hemoglobin Concentration of Vegetarian Adolescent Community in Pekanbaru(2015-08-08) Suyanto; Pardede, Imelda; Amalia, Dina Rizki; Burhanuddin, Laode; Azrin, Miftah; Suryani, FitriVegetarians have relatively low intake of microminerals, such as iron. Iron requirement will increase in adolescent period. Iron is one of the important component of red blood cell formation. The objective of this study is to determine the correlation between iron intake and hemoglobin concentration of vegetarian adolescent community in Pekanbaru. This study was an analytical research with crosssectional approach of all vegetarians adolescent who were members of Indonesian Vegetarian Society (IVS) Pekanbaru which age was 10-19 years old and qualified that conducted in September through October 2010 amount 30 respondents. Semiquantitative Food Frequency Questionnaire (FFQ) was used as a parameter for iron intake and used sianmethemoglobin methods to examine hemoglobin concentration by spectrophotometer. The average of iron intake for girl was 12.7 mg/day and for boy was 14.0 mg/day and the average of hemoglobin concentration for girl was 11.3 g/dL and for boy was 11.6 g/dL. Pearson test between iron intake and hemoglobin concentration showed r = 0.372; p = 0.043 and r2 was 0,138 means iron intake influence hemoglobin concentration about 13,8% in this research. There was a significant weak positive degree correlation between iron intake and hemoglobin concentration of vegetarian adolescent community in Pekanbaru.Item Dampak Kehamilan Pertama Istri Pada Kehidupan Suami(2015-08-10) Lestari, WidiaSalah satu dampak kehamilan pertama istri pada kehidupan suami adalah peningkatan kasih sayang dan perhatian kepada istri. Hal ini sangat penting karena merupakan salah satu bentuk dukungan dan perhatian suami pada istri yang sedang hamil sehingga dapat meminimalkan terjadinya komplikasi antenatal, intranatal dan postnatal. Penelitian ini dilakukan di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena tentang dampak kehamilan pertama istri pada kehidupan suami. Sebanyak lima orang partisipan berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Analisis data menggunakan metode Colaizzy. Hasil analisis menghasilkan tiga tema utama, yaitu: 1) perubahan hubungan seksual, 2) hubungan keharmonisan rumah tangga, 3) peningkatan kasih sayang dan perhatian kepada istri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak kehamilan pertama istri terhadap kehidupan suami adalah perubahan hubungan seksual, hubungan keharmonisan rumah tangga serta peningkatan kasih sayang dan perhatian kepada istri. Berdasarkan hasil penelitian ini, pelibatan suami dalam kelas prenatal perlu dilakukan dan ditingkatkan sehingga suami dapat memberikan dukungan kepada istri yang diharapkan dapat meminimalkan komplokasi selama kehamilan, persalinan dan postpartum.Item Efektifitas Konsumsi Ekstrak Ikan Gabus (Ophiocephalus Striatus) Terhadap Peningkatan Kadar Albumin Darah Pasien Dengan Sindroma Nefrotik Dan Sirosis Hepatis(2015-08-08) Erwin; Dewi, Wan Nishfa; BayhakkiSindroma Nefrotik dan sirosis hepatis merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kadar albumin darah yang cukup tinggi. Terapi albumin yang selama ini diberikan sangatlah memberatkan pasien dan keluarga karena harga serum albumin yang sangat mahal. Kemampuan setiap keluarga untuk membeli serum albumin ini sangat terbatas terutama bagi keluarga yang kurang mampu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian konsumsi ikan gabus dalam meningkatkan kadar albumin darah pasien dengan sindroma nefrotik dan sirosis hepatis. Metode penelitian ini adalah Quasi experiment accidental sampling, total 20 responden: 10 (kontrol) dan 10 (intervensi) Kelompok kontrol mendapatkan terapi sesuai institusi. Kelompok intervensi mendapatkan tambahan konsumsi ekstrak ikan gabus selama satu minggu. Gambaran Rata-rata/mean kadar albumin pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi adalah -1,6667 mg/dl dengan standar deviasi -0,42269 mg/dl lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol sebesar -0,32857 mg/dl dengan standar deviasi -0,53140 mg/dl. Hasil penelitian didapatkan nilai p (0,226) > α (0,05) yang berarti secara statistik tidak ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata kadar albumin setelah intervensi pada kelompok intervensi dan kontrol.Item Efektifitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Rokok Di Smp Negeri 24 Pekanbaru(2015-08-10) Mulia, Putra; Wahyuni, SriPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap perubahan tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya rokok di SMP Negeri 24 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain “Quasi eksperiment” dengan rancangan penelitian “Non-Equivalent Control Group ”. Jumlah populasi adalah 293 orang dan sampel 169 orang yang diambil dengan menggunakan metode simple random sampling, dengan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah lembar evaluasi Roberta Straessle Abruzzese (RSA) Evaluation Model yang telah dimodifikasi peneliti untuk variabel pendidikan kesehatan dan kuesioner dengan 15 pertanyaan untuk variabel pengetahuan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi, dan bivariat dengan menggunakan uji T dependen (paired sample test). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pendidikan kesehatan memiliki efek yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya rokok dengan derajat kemaknaan P<0,05, yaitu 0,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran untuk tenaga kesehatan agar dapat mengadakan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja.Item Efektifitas Rebusan Daun Sirih, Temulawak Dan Kunyit Terhadap Keputihan Pada Perempuan Di Daerah Pesisir Sungai Siak(2015-08-10) MisrawatiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rebusan daun sirih, temulawak dan kunyit terhadap keputihan pada perempuan di daerah pesisir sungai Siak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian „Quasy eksperiment” dengan rancangan “Non-equivalent control group” penelitian ini dilakukan di daerah pesisir sungai Siak yaitu wilayah kerja Puskesmas Umban Sari. Jumlah sampel sebanyak 30 orang yang diambil menggunakan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling , yaitu 15 orang kelompok eksperimen 15 orang kelompok kontrol. Analisa yang digunakan adalah Wilcoxon, uji t dependent untuk kelompok data yang berpasangan dan uji Mann-Whitney untuk kelompok data yang tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan secara bermakna terhadap perubahan nilai keputihan pada kelompok eksperimen setelah diberikan rebusan daun sirih, temulawak dan kunyit dan kelompok kontrol yang tidak diberikan rebusan daun sirih, temulawak dan kunyit dengan nilai p (0,000)<α(0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan rebusan daun sirih, temulawak dan kunyit untuk dijadikan salah satu bentuk terapi alternatif dalam mengurangi keputihan.Item Efektivitas Kasus (Case Trigger) Pada Mata Kuliah Keperawatan Medikal Bedah Di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau(2015-08-10) Rahmalia, Siti; Utomo, Wasisto; BayhakkiPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang menggunakan metode pemberian kasus pemicu pada mata ajar keperawatan medikal bedah I. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mempelajari mata ajar keperawatan medical bedah I. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa program B 2009 dan didesain dengan menggunakan 2 siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kompetensi yang dicapai mahasiswa yang signifikan (p=0.01) dengan nilai rata-rata sebelum diberi kasus pemicu 2,21 dan sesudah diberi kasus pemicu menjadi 3,38. Mahasiswa yang mencapai nilai A sebanyak 6,06 %, nilai B 83,31%,dan nilai C 2,12% orang tetapi masih 1,15% mahasiswa yang masih memiliki nilai D. Kata kunci: kasus pemicu, medikal, bedah, hasil belajarItem Efektivitas Terapi Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja(2015-08-08) Hasanah, Oswati; Yetti, Krisna; Wanda, DessieAkupresur merupakan salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi dismenore pada remaja. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas terapi akupresur terhadap intensitas nyeri saat dismenore pada remaja usia early adolescent di SMPN 5 dan SMPN 13 Pekanbaru. Desain penelitian ini adalah quasi experiment dengan non-equivalent pretest-postest control group design. Sampel berjumlah 54 orang responden, yang terdiri dari kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah akupresur (p-value<0,05). Sehingga terapi akupresur disarankan untuk digunakan secara mandiri oleh remaja dan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk mengatasi dismenoreItem Faktor- Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stroke Berulang (Studi Kasus Di Rs Arifin Achmad Pekanbaru)(2015-08-10) Utomo, WasistoStroke merupakan penyebab kematian nomor tiga di banyak negara dan kejadian stroke dapat berulang. Insiden stroke berulang berbeda-beda, diperkirakan 25% orang yang sembuh dari stroke pertama akan mendapatkan stroke berulang dalam kurun waktu 5 tahun. Terjadinya stroke berulang berkaitan dengan faktor risiko yang dipunyai oleh penderita, terutama bila faktor risiko yang ada tidak ditanggulangi dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stroke berulang. Metode : Rancangan penelitian kasus kontrol. Kasus adalah penderita yang berobat di RS Arifin Achmad Pekanbaru yang didiagnosis sebagai stroke berulang berdasarkan riwayat penyakit, pemeriksaan neurologi dan pemeriksaan Head CT Scan yang tercatat dalam rekam medis, periode Oktober-Desember 2010, sedangkan kontrol adalah penderita stroke yang didiagnosis belum/tidak mengalami stroke berulang. Jumlah kasus dan kontrol masing-masing 18 orang , diambil secara consecutive sampling. Analisis data dengan X2 untuk uji bivariat. Hasil : Faktor risiko yang berhubungan terhadap kejadian stroke berulang adalah tekanan darah sistolik >140 mmHg (OR = 7,04; 95% CI = 2,101 – 23,628), tekanan darah distolik >90 mmHg (OR = 6,04; 95% CI = 2,101 – 23,628), kadar gula darah sewaktu > 200 mg/dl (OR = 5,56; 95% CI = 1,437 – 21,546), dan ketidak teraturan berobat (OR = 4,39; 95% CI = 1,623 – 11,886). Simpulan : Terdapat 4 faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian stroke berulang yaitu tekanan darah sistolik >140 mmHg, tekanan darah distolik >90 mmHg, kadar gula darah sewaktu > 200 mg/dl, dan ketidak teraturan berobat. Saran : Perlu dilakukan pengobatan secara rutin, dan pemberian informasi tentang faktor risiko stroke berulang serta cara pengandaliannyaItem Faktor-Faktor Yang Berkontribusi Terhadap Penyakit Kulit (Integument) Pada Masyarakat Di Daerah Pesisir Sungai Siak Pekanbaru(2015-08-10) Hasneli, Yesi; Bayhakki; ErwinFaktor-faktor yang menyebabkan pencemaran Sungai Siak antara lain sampah-sampah rumah tangga dan sampah para pedagang di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dapat menyebabkan meningkatnya angka kejadian penyakit kulit (integument) setiap tahun dan dapat berakibat pada penurunan produktivitas warga yang tinggal di DAS Siak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang berkontribusi terhadap penyakit kulit (integument) pada masyarakat di daerah pesisir Sungai Siak. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlational dengan pendekatan “cross sectional”. Design penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi berkontribusi terhadap penyakit kulit (integument) pada masyarakat di daerah pesisir Sungai Siak. Sampel penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di pesisir sungai siak yang menggunakan air sungai siak untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisa bivariat ada hubungan yang signifikan pada sikap (p value 0.000 dan OR=4.4) dan perilaku (p value 0.001 dan OR=3.9) responden terhadap penyakit kulit (scabies) pada masyarakat pesisir sungai siak, sedangkan berdasarkan jenis kelamin, status perkawinan, pekerjaan, penghasilan dan sumber air tidak terdapat hubungan yang signifikan.Item Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Hamil Trimester Iii Memilih Tenaga Pertolongan Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri Tahun 2001(2015-08-10) Anita; ErikaSasaran pembangunan kesehatan di Indonesia salah satunya adalah meningkatnya secara bermakna jumlah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya dan melahirkan ditolong oleh tenaga kesehatan sehingga semakin tinggi cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan semakin rendah risiko terjadinya kematian pada ibu dan bayi. Cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kmpar Kiri sebesar 62% dan angka ini belum mencapai target indikator persalinan Kabupaten Kampar tahun 2010 sebesar 90%. Hal ini mengindikasikan masih banyak persalinan yang ditolong oleh dukun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil trimester III memilih tenaga pertolongan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri tahun 2011. desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. sampelnya adalah seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 38 orang yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi, Analisis Bivariat dengan pearson product moment dan Analisis multivariat dengan Uji Regresi Logistik Ganda. Hasil analisis regresi logistik ganda menunjukkan variabel pendidikan (p=0,011) dan budaya (0,009) berpengaruh secara signifikan terhadap pemilihan tenaga pertolongan persalinan. Variabel budaya merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap pemilihan tenaga pertolongan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri. Dari hasil penelitian diharapkan adanya peningkatan promosi dan penyuluhan, peningkatan kerjasama/kemitraan antara bidan dengan dukun dan perlunya penyegaran/pelatihan terhadap dukun terlatih yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri.Item Gambaran Dukungan Yang Diberikan Tempat Bekerja Dalam Pemberian Asi(2015-08-08) Novayelinda, RiriPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jenis dukungan yang diberikan perusahaan dalam pemberian ASI. Jenis penelitian adalah deskriptif sederhana dengan metode pengambilan data memalui survey internet. Partisipan berjumlah 56 orang yang kebanyakan berasal dari ASI for baby mailing list. Dari penelitian ditemukan bahwa dukungan yang paling banyak adalah tersedianya lemari pendingin untk menyimpan ASI yang diterima oleh 50 % responden dan dukungan kebijakan dengan memperbolehkan wanita bekerja untuk mendapatakan istirahat khusus untuk menyusui atau memerah ASI yang diterima oleh 30.4 % responden. Sedangkan jenis fasilitas yang paling sedikit diberikan adalah penyediaan pompa ASI oleh perusahaan dan pemberian informasi tentang manajemen laktasi Kata Kunci : Pemberian ASI, wanita bekerjaItem Gambaran Persepsi Penderita Tb Paru Tentang Penyakit Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Xiii Koto Kampar III(2015-08-10) Murlianis; ErwinSalah satu kendala yang masih sering ditemukan pada upaya penekanan jumlah penderita TB Paru adalah kurangnya pemahaman masyarakat. Masih banyak masyarakat yang kurang memiliki akses informasi sehingga terkadang mempunyai persepsi yang salah tentang penyakit tuberkulosis paru (TB Paru). Banyak penderita TB Paru yang enggan berobat ke rumah sakit atau Puskesmas karena mengira TB Paru adalah penyakit karena guna-guna, diracun, kutukan, keturunan dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi persepsi penderita TB Paru terhadap penyakit TB paru di wilayah kerja Puskesmas XIII Koto Kampar III. Metode penelitian ini adalah deskriptif sederhana, total 40 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tentang pengertian, penyebab, tanda dan gejala serta cara penularan TB paru denganmenggunakan skala likert. Hasil penelitian didapatklan persepsi negatif tertinggi (50%) adalah tentang penyebab terjadinya tuberkulosis. Sedangkan cara pencegahan sebagian besar mempunyai persepsi yang positif (85%).Item Hubungan Gangguan Haid Dengan Indeks Masa Tubuh (IMT)(2015-08-10) Utami, SriIndeks Masa Tubuh (IMT) merupakan factor yang berperan dalam kelainan siklus haid, banyak kelainan haid yang diderita seseorang yang memiliki nilai IMT di atas atau di bahwa normal. Pada obesitas misalnya. Sering dijumpai kelainan haid berupa oligomenore. Juga pada amenore lebih sering diderita wanita kurus (Browell & Wilmore, 2007). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode cross sectional, dengan hasil gangguan menstruasi yang paling banyak di alami oleh siswi MAN 2 Model Pekanbaru adalah dismenore, berdasarkan IMT didapatkan bahwa pada umumnya siswi MAN 2 Model Pekanbaru mempunyai kategori IMT kurus, didapatkan juga bahwa ada hubungan antara oligemenore, polimenore, amanore sekunder dan dismenore dangan Indeks Masa Tubuh IMT pada siswi MAN 2 Model Pekanbaru. Sedangkan gangguan haid yang paling berpengaruh terhadap Indeks Masa Tubuh IMT adalah oligemenoreItem Hubungan Koping Orang Tua Dan Karakteristik Anak Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan Penderita Leukemia Limfositik Akut Usia Batita Dan Prasekolah Di RSAB Harapan Kita Jakarta(2015-08-08) Suryati; Rustina, Yeni; Nurhaeni, NaniLeukemia limfositik akut (LLA) adalah penyakit keganasan yang sebagian besar terjadi pada anak. Penyakit dan pengobatan LLA pada anak membutuhkan waktu yang lama. Hal ini menimbulkan stres pada anak dan orang tua. Koping yang dilakukan oleh orang tua akan mempengaruhi kualitas interaksi orang tua dengan anak serta pelaksanaan fungsi dan peran orang tua untuk menyediakan suasana lingkungan yang optimal bagi tumbuh kembang anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan koping orang tua dan karakteristik anak dengan tumbuh kembang anak penderita LLA usia batita dan prasekolah di RSAB Harapan Kita Jakarta. Disain penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah sampel 20 orang yang diambil secara consecutive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner mekanisme koping orang tua, alat pengukur berat badan dan tinggi badan serta kuesioner praskrining perkembangan (KPSP). Analisis data menggunakan uji korelasi phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan α<0,05 ada hubungan antara mekanisme koping pasrah yang dilakukan oleh orang tua dengan pertumbuhan anak LLA. Ada hubungan antara penggunaan mekanisme koping destruktif (isolasi sosial), konstruktif (penyelesaian masalah, pengaturan emosi) dan efektivitas koping orang tua dengan perkembangan anak LLA. Ada hubungan antara umur anak saat awal diagnosa, fase penyakit, jenis pengobatan dan lama pengobatan dengan perkembangan anak LLA. Maka dari itu, dalam memberikan pelayanan keperawatan, perawat disarankan untuk lebih mengoptimalkan peran serta orang tua melalui pola asuhan keperawatan yang berfokus pada keluarga agar anak penderita LLA dapat mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.Item Hubungan Tingkat Stressor Dengan Strategi Koping Mahasiswa Keperawatan Universitas Riau Dalam Mengatasi Stres Melaksanakan Tahap Profesi(2015-08-08) Rezkia, PutriTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stressor dengan strategi koping mahasiswa Keperawatan Universitas Riau dalam mengatasi stres melaksanakan tahap profesi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelation study dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada 30 mahasiswa Keperawatan Universitas Riau yang menjalani tahap profesi dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang dan berat dengan stressor utama yaitu ujian tindakan dan perbedaan antara teori dan praktik. Emotional- focussed coping cenderung lebih sering digunakan oleh mahasiswa. Dari uji statistik diketahui bahwa tidak adanya hubungan antara tingkat stressor dengan strategi koping mahasiswa Keperawatan dalam mengatasi stres melaksanakan tahap profesi ( p-value > 0,05). Hasil penelitian ini memberikan informasi kepada pengajar/pembimbing klinik dalam mengidentifikasi tingkat stres dan stressor yang dialami mahasiswa, serta mengembangkan intervensi yang tepat dalam mengurangi stres mahasiswa.Item Kadar Haemoglobin Ibu Hamil Pada Trimester III Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya(2015-08-10) Utami, SriPengukuran kadar haemoglobin adalah salah satu pengukuran tertua dalam laboratorium kedokteran dan tes darah paling sering dilakukan (Kismoyo, 2004). Dari hasil pemeriksaan kadar haemoglobin dapat diketahui apakah seseorang menderita anemia, normal atau polisitemia. Disamping itu kadar haemoglobin juga merupakan salah atu parameter untuk menggambarkan status gizi seseorang. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional study (cross sectional), dimana peneliti berusaha mengidentifikasi kadar haemoglobin ibu hamil pada trimester III dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pada penelitian ini didapatkan 70,5% ibu hamil trimester III dengan anemia dan 29,5% memiliki kadar hemoglobin normal. Kadar hemoglobin rata-rata ibu hamil trimester III 10,57+1,06 gr%. Anemia dalam kehamilan meningkat pada keadaan; memiliki riwayat perdarahan, kualitas antenatal care yang tidak baik, jarak kehamilan yang terlalu singkat, tatus ekonomi dan konsumsi tablet Fe. Secara statistik didapatkan hubungan yang bermakna antara status ekonomi dan konsumsi tablet Fe dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III.Item Meta Analisis Efektifitas “Early Skin To Skin Contact” Terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Ekslusif(2015-08-08) Amir, YufitrianaBayi sering dipisahkan dengan ibunya setelah lahir dan tali pusat di potong. Bayi biasanya dipisahkan untuk dibersihkan dan diberi baju selama beberapa jam dan memberikan waktu untuk membersihkan badan ibu setelah melahirkan. Hal ini menyebabkan terputusnya interaksi dini antara ibu dan bayi. Saat ini di anjurkan adanya kontak dini antara kulit ibu dan kulit bayi (early skin to skin contact) dengan menggunakan metode ”Kangaroo Mother Care”. Meta analysis ini digunakan untuk mengkaji efek ”early skin to skin contact” atau SSC pada keberhasilan proses menyusui pertama dan pemberian ASI Ekslusif selama 3-4 bulan. Metode yang digunakan adalah ”systematic literature review” dari PubMed, CINAHL, dan Embase dari tahun 1970 – 2009. Kriteria inklusi adalah penelitian tentang ”randomized atau quasi randomized controlled trial” yang dibandingkan efektifitas SSC dengan keberhasilan menyusui dan publikasi penelitian dalam bahasa Inggris. Pengkajian didasarkan kriteria ”Delphi List”. Test heterogeneity, bias publikasi dan statistical pooling di lakukan dengan menggunakan program Revman. Hasil meta analysis melibatkan enam penelitian dengan 1184 partisipan yang berasal dari lima negara yang berbeda. ”Quality score” berdasarkan ”Delphi list” antara 3 sampai 6. Statistik pool analisis menunjukkan signifikan dan positif efek dari SSC dengan keberhasilan pemberian ASI ekslusif pertama kali dan selama 3-4 bulan (OR 2,29, 95% dengan CI 1.47-3.59 dan OR 1.67 dengan CI 1.09-2.55.