EVALUASI TINGKAT PENCEMARAN LOGAM BERAT DI PERAIRAN DUMAI DENGAN PENDEKATAN INDEKS PENCEMARAN DAN STANDARD QUALITY GUIDELINES

Abstract

Metode yang digunakan adalah metode survei terhadap sepuluh stasiun di perairan pantai Dumai yang kemudian dikelompokkan menjadi dua kawasan. Kawasan pertama adalah di sekitar wilayah Guntung dan mengarah ke barat hingga ke wilayah Kota Dumai (Dumai bagian Timur) dan kawasan kedua di sekitar wilayah Bangsal Aceh hingga ke Basilam Baru (Dumai bagian Barat). Pembagian kawasan tersebut didasarkan pada perkiraan perbedaan aktivitas anthropogenik yang terjadi di sekitar wilayah pesisir dan pantai Dumai. Konsentrasi logam berat dalam air laut tidak begitu jauh berbeda antara stasiun yang satu dengan stasiun lainnya. Konsentrasi rata-rata logam Cd, Cu, Pb dan Zn di kawasan Dumai bagian Timur hanya sedikit lebih tinggi dari pada di kawasan bagian Barat. Konsentrasi logam Pb secara umum lebih tinggi dibandingkan konsentrasi logam yang lain. Rata-rata konsentrasi logam berat pada padatan tersuspensi di kawasan perairan Dumai bagian Timur lebih tinggi dari pada kawasan perairan Dumai bagian Barat. Konsentrasi tertinggi logam Cd dan Cu terdapat di stasiun Pelindo, Pb di Dockyard sedangkan Zn di Sungai Dumai. Namun demikian secara umum konsentrasi tersebut masih sebanding dengan konsentrasi logam pada padatan tersuspensi dari perairan yang tidak tercemar.

Description

Keywords

Citation