EVALUASI TINGKAT PENCEMARAN LOGAM BERAT DI PERAIRAN DUMAI DENGAN PENDEKATAN INDEKS PENCEMARAN DAN STANDARD QUALITY GUIDELINES
No Thumbnail Available
Date
2013-04-30
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Metode yang digunakan adalah metode survei terhadap sepuluh stasiun di
perairan pantai Dumai yang kemudian dikelompokkan menjadi dua kawasan.
Kawasan pertama adalah di sekitar wilayah Guntung dan mengarah ke barat hingga ke
wilayah Kota Dumai (Dumai bagian Timur) dan kawasan kedua di sekitar wilayah
Bangsal Aceh hingga ke Basilam Baru (Dumai bagian Barat). Pembagian kawasan
tersebut didasarkan pada perkiraan perbedaan aktivitas anthropogenik yang terjadi di
sekitar wilayah pesisir dan pantai Dumai.
Konsentrasi logam berat dalam air laut tidak begitu jauh berbeda antara stasiun
yang satu dengan stasiun lainnya. Konsentrasi rata-rata logam Cd, Cu, Pb dan Zn di
kawasan Dumai bagian Timur hanya sedikit lebih tinggi dari pada di kawasan bagian
Barat. Konsentrasi logam Pb secara umum lebih tinggi dibandingkan konsentrasi
logam yang lain.
Rata-rata konsentrasi logam berat pada padatan tersuspensi di kawasan
perairan Dumai bagian Timur lebih tinggi dari pada kawasan perairan Dumai bagian
Barat. Konsentrasi tertinggi logam Cd dan Cu terdapat di stasiun Pelindo, Pb di
Dockyard sedangkan Zn di Sungai Dumai. Namun demikian secara umum konsentrasi
tersebut masih sebanding dengan konsentrasi logam pada padatan tersuspensi dari
perairan yang tidak tercemar.