Eksploitasi Enzim Xilanase dan Deasetilase dari Trichoderma viride TNJ63 Isolat Tanah Perkebunan Jeruk di Riau
No Thumbnail Available
Date
2013-02-26
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Abstract
Trichoderma termasuk jenis kapang tanah, sehingga sangat mudah didapadcan
diberbagai jenis tanah. Jamur ini menempati urutan ke-2 dalam hal penghasil enzim
terbanyak setelah Aspergillus. Trichoderma viride TNJ63 merupakan salah satu isolat
tanah perkebunan jeruk di Riau yang telah berhasil diteliti menghasilkan enzim amilase,
kitinase dan selulase.
Untuk iebih memberdayakan Trichoderma viride TNJ63 maka pada penelitian
ini perlu diiakukan eksploitasi enzim xilanase dan deasetilase. Xilanase dapat
menghidrolisis ikatan xilan yang ada dalam lignoselulosa, sedangkan
deasetilasevdapat menghidrolisis kitin jadi kitosan. Penentuan aktivitas dimulai dengan
larutan enzim kasar yang ditambah xilan atau kitin dengan masing-masing konsentrasi
1% dan variasi waktu inkubasi 1 dan 24 jam serta suhu kamar,40 dan 50
Hasil aktivitas xilanase berupa xilose yang merupakan gula pereduksi, yang
dapat dimonitor dengan metode Nelson Somogyi sedangkan aktivitas deasetilase berupa
asam asetat dapat dimonitor dengan penambahan metil jingga menggunakan
spektrofotometer sinar tampak ( X= 507nm ).
Heisil penelitian kadar gula pereduksi sampel dibandingkan dengan kadar gula
pereduksi kontrol secara statistik menggunakan uji t pada {p> 0,5). Hasilnva
menunjukan bahwa t hitung > t tabel adalah pada waktu inkubasi Ijam dan suhu 40 C
dengan hasil 0,45 ± 0,225 fig/iiiL.meiiit, sedangkan pada suhu kamar, inkubasi 24 jam hasiinyajauh
lebih kecil yaitu 0,0208 ± 0,0019 ^g/mL sedangkan yang lainnya tidak ditentukan karena pada uji t harga
t hitung < dari t tabel pada p > 0,5 yang berarti tidak ada perbedaan nyata, sehingga aktivitas tidak
ditentukan begitu juga untuk enzim deasetilase.
Description
Keywords
Trichoderma viride, Xilanase, Deasetiase