KERUSAKAN HUTAN RAWA GAMBUT DI GIAM SIAK KECIL-BUKIT BATU DAN OPTIMALISASI PEMULIHAN MELALUI REKAYASA KEMAMPUAN REGENERASI ALAMINYA

No Thumbnail Available

Date

2014-03-07

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Abstract

Telah dilakukan penelitian diberbagai kondisi hutan rawa gambut di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan Desember 2009. Tujuan dari studi ini adalah: (1) menginventarisasi kondisi tutupan dan tipe vegetasi hutan alam yang tersisa, (2) memahami kerusakan ditinjau dari perubahan komposisi, struktur dan kelimpahan individu diberbagai komunitas vegetasi penyusun hutan rawa gambut, (3) memahami dinamika regenerasi, (4) menentukan status dan pola regenerasi. Data dikumpulkan dengan metode analisis vegetasi tanpa petak (Potless Analysis Method) dan metode analisis vegetasi dengan petak (Plot Analysis Method). Hutan rawa gambut digolongkan menjadi ; hutan rawa gambut sekunder dan hutan belukar, hutan rawa gambut alami (Pristine Forest). Kekayaan dan keanekaragaman jenis tertinggi pada hutan rawa gambut bekas tebangan (logged over forest). Keanekaragaman jenis terendah di hutan bekas terbakar. Status regenerasi digolongkan menjadi dua, yaitu baik dan cukup. Regenerasi baik terdapat pada lokasi hutan bekas terbakar, hutan logged over over 1 25x25 m dan hutan logged over 2.20x20m. Sedangkan regenerasi cukup pada hutan rawa gambut terganggu angin dan hutan rawa gambut alami (pristine forest). Pola regenerasi yang sama, terutama antara regenerasi alami dengan baik yaitu Camnosperma brevipetiolata Vol, Mangivera parvifolia, Shorea teysmaniana, Ilex macrophylla, Mangifera longipetiolata King, Eugenia setosa King, Palaquium sumatranum, dan Tectroctomia tetranda Crab.

Description

Keywords

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Hutan Rawa Gambut, Regenerasi

Citation