DSpace Repository

Manajemen Strategi Dinas Pariwisata Dalam Program Mengembangkan Objek Wisata Pantai Pesona Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis

Show simple item record

dc.contributor.author Ernawaty, Ernawaty
dc.date.accessioned 2019-07-29T02:32:58Z
dc.date.available 2019-07-29T02:32:58Z
dc.date.issued 2019-07-29
dc.identifier.isbn 978-602-14576-2-7
dc.identifier.other wahyu sari yeni
dc.identifier.uri https://repository.unri.ac.id/handle/123456789/9766
dc.description.abstract Pariwisata memiliki peranan yang sangat potensial dan strategis dalam pembangunan daerah. Bengkalis merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Riau yang memiliki posisi strategis dalam pengembangan pariwisata pantai karena berhadapan langsung dengan pelayaran internasional, yaitu Selat Malaka dan berada dalam kawasan segitiga pertumbuhan, yakni segitiga pertumbuhan Indonesia – Malaysia – Singapura dan Indonesia – Malaysia – Thailand. Potensi alam Kabupaten Bengkalis yang masih cukup baik, hutan rawa gambut, pantai dan pulau kecil serta potensi suku melayu asli merupakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Salah satu dari potensi alam yang terkenal di Kabupaten Bengkalis adalah wisata pantai Teluk Rhu Pulau Rupat. Salah satu objek wisata yang terdapat di Kecamatan Rupat Utara yakni Pantai Pesona. Pantai Pesona Kecamatan Rupat Utara adalah nama yang diberikan masyarakat Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Pantai ini dahulunya memiliki nama yang berbeda-beda sesuai penamaan dari warga masing-masing desa yaitu Pantai Tanjung Lapin, Pantai Tanjung Rhu maupun Pantai Tanjung Punak. Konsep teori yang digunakan pada penelitian ini adalah George R Terry dalam Manullang, yakni dilihat dari fungsi manajemen yaitu Planning (Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Pengarahan), Controlling (Pengawasan). Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengembangan Objek Wisata Pantai Pesona akan mendorongnya terjadi peningkatan pendapatan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seiring dengan itu, pengembangan objek wisata Pantai Pesona secara langsung atau tidak langsung akan mendorong pertumbuhan dan pengembang wilayah, baik secara fisik, maupun secara sosial, budaya dan ekonomi pada Kecamatan Rupat Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor penghambat dalam pengembangan objek wisata Pantai Pesona Kecamatan Rupat Utara Kebupaten Bengkalis yakni faktor dana atau anggaran, sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, sampai saat ini objek wisata Pantai Pesona belum dapat memberikan kontribusi PAD terhadap daerah. en_US
dc.description.provenance Submitted by wahyu sari yeni (ayoe32@ymail.com) on 2019-07-29T02:32:58Z No. of bitstreams: 1 8.Full_Paper_Ernawaty_PUBLIK.pdf: 2304891 bytes, checksum: 433d90adf04a193e40be430cc6082d6e (MD5) en
dc.description.provenance Made available in DSpace on 2019-07-29T02:32:58Z (GMT). No. of bitstreams: 1 8.Full_Paper_Ernawaty_PUBLIK.pdf: 2304891 bytes, checksum: 433d90adf04a193e40be430cc6082d6e (MD5) Previous issue date: 2019-07-29 en
dc.description.sponsorship FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS RIAU en_US
dc.language.iso en en_US
dc.publisher wahyu sari yeni en_US
dc.subject Planning (Perencanaan) en_US
dc.subject Organizing (Pengorganisasian) en_US
dc.subject Actuating (Pengarahan) en_US
dc.subject Controlling (Pengawasan) en_US
dc.title Manajemen Strategi Dinas Pariwisata Dalam Program Mengembangkan Objek Wisata Pantai Pesona Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account