Gambaran Status Gizi Pasien Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

No Thumbnail Available

Date

2015-10-12

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik adalah merupakan penyakit paru akibat menurunnya fungsi dan kapasitas paru yang dapat disebabkan oleh rokok dan sering berefekterhadap penurunan kualitas hidup akibat gizi yang dikonsumsi kurang dari kebutuhan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi status gizi pasien PPOK yang dirawat di rumah sakit Arifin Achmad Pekanbaru. Metode penelitian menggunakan deskriftip dengan melihat status gizi dari pengukuran indeks masa tubuh, lingkar lengan atas, albumin dan kondisi konjungtiva. Penelitian dilakukan terhadap 50 responden yang sedang dirawat. Metode pengambilan data adalah purposive sampling dengan menggunakan lembaran observasi dan data dianalisa menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 42% responden memiliki indeks massa tubuh kurang dengan karakteristik memiliki 54% lingkar lengan atas dibawah batas ambang 23,5 cm, 42 % memiliki nilai Albumin rendah, 42% Hemoglobin dibawah normal dan 26 % konjungtiva dalam kondisi Anemis. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya nafsu makan karena adanya sesak sehingga pasien cenderung mengalami kekurangan Hemoglobin, kalori dan protein sehingga berpengaruh terhadap proses sintesis albumin dalam sel hati yang dapat menggambarkan status gizi jelek. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi tenaga kesehatan diruang rawat inap paru-paru untuk melakukan penyuluhan kesehatan secara reguler mengenai gizi yang dibutuhkan penderita gangguan pernafasanterutama PPOK sehingga dapat mencegah dan mengatasi masalah status gizi.

Description

Keywords

Nafsu makan, PPOK status gizi

Citation